Error
  • SERVER_CONNECT_FAILED, failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known
Close
< September 2018 >
Mon
Tue
Wed
Thu
Fri
Sat
Sun
 
 
 
 
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30

Stock Index
Bahana Securities

26 Sep 2018 | 13:20 WIB
INDEX
SCORE
POIN
%
COMPOSITE
5.867,577
-14,643
-0,249%
Last 1 day
IDX30
506,315
-1,426
-0,281%
Last 1 day
MBX
1.652,827
-3,955
-0,239%
Last 1 day
DBX
973,853
-3,190
-0,326%
Last 1 day
KOMPAS100
1.191,793
-3,851
-0,322%
Last 1 day
BISNIS-27
512,230
-1,815
-0,353%
Last 1 day

Currencies
Bahana Securities

26 Sep 2018 | 13:20 WIB
KURS
BUY
SELL

WSKT mengerek target kontrak baru

JAKARTA. Hingga pertengahan September 2015, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mengantongi kontrak baru sekitar Rp 16,6 triliun. Kontrak baru ini setara 70,9% dari target sejak awal tahun, yakni Rp 23,4 triliun.

Tingginya perolehan ini memicu WSKT mengerek target kontrak baru. Tak tanggung-tanggung, emiten kontruksi pelat merah ini menambah target 66% menjadi Rp 39 triliun. "Target ini optimistis dapat dicapai," ujar Sekretaris Perusahaan WSKT Antonius Nugroho pada KONTAN, Senin (14/9).

Kontrak baru ini terutama ditopang perolehan kontrak dari Proyek jalan tol Solo-Ngawi-Kertosono senilai Rp 5,49 triliun. WSKT memenangkan tender kontruksi ruas Karanganyar -Ngawi yang terdiri dari dua paket sebesar Rp 4,01 triliun. Keduanya dalah Paket Karanganyar- Kedung Harjo sepanjang 35 km dengan nilai Rp 2,2 triliun dan ruas Kedung Harjo-Ngawi sepanjang 34 km dengan nilai kontrak Rp 1,81 triliun.

WSKT juga memenangkan tender konstruksi ruas Ngawi-Saradan paket Ngawi-Magetan sepanjang 20 km bernilai Rp 1,48 triliun. Hingga Agustus, WSKT mengantongi kontrak Rp 11,2 triliun. Angka ini setara 47,8% dari target yang dipatok tahun ini atau tumbuh 4,6% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Komposisi kontrak baru WSKT terdiri dari 40% proyek pemerintah, 40% BUMN dan 20% swasta. Antonius mengatakan, untuk mencapai target kontrak baru tahun ini, pihaknya akan fokus membidik proyek-proyek tol.

Saat ini, WSKT juga mendapat kontrak baru dari tol Batang-Pemalang. "Saat ini tol ini masih dalam tahap pengikat jual beli. Mudah-mudahan akhir bulan ini sudah selesai," jelasnya. Perolehan kontrak-kontrak baru ini menyebabkan kebutuhan dana WSKT meningkat.

Untuk membiayai pembangunan proyek-proyek tol, WSKT berencana menerbitkan obligasi Rp 1,5 triliun pada akhir Oktober. WSKT menunjuk tiga penjamin emisi, yakni Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas dan Bahana Securities. WSKT mengakuisisi delapan ruas jalan tol, yakni Medan Kualanamu-Tebing Tinggi 35%, Depok-Antasari 25%, Pejagan-Pemalang 100%, Becakayu 60%, Solo-Ngawi 40%, Ngawi-Kertosono 40% , Cinere-Serpong 35%, Cimanggis Cibitung 90% dan Pemalang-Batang 60%.

Tahun ini WSKT berencana mengakuisisi sepuluh ruas tol. WSKT, juga tengah membidik ruas jalan tol Batang-Semarang.

❮ Back to previous page